Wapres beri pesan penting pada Hari Santri di dalam Balikpapan

Wapres beri pesan penting pada Hari Santri dalam dalam Balikpapan
Langkah-langkah nabi itu adalah perbaikan, bukan kekuasaan

republicberita.com – Balikpapan – Wakil Presiden (Wapres) RI KH Ma'ruf Amin memberi tiga pesan penting saat menghadiri Peringatan Hari Santri 2023 lalu Silaturahmi Nasional (Silatnas) VII Kontak Santri Agribisnis Indonesia (Konsain) pada Aula Pondok Pesantren Syaichona Cholil, Balikpapan, Selasa .

Pesan pertama agar para santri bukan bergeser dari nawaitunya, yakni selalu melakukan perbaikan. Perbaikan dimaksud meliputi semua aspek kehidupan kemudian keimanan kepada Allah SWT.

"Langkah-langkah nabi itu adalah perbaikan, bukan kekuasaan," kata Wapres Ma'ruf Amin.

Sebagai penerus para ulama, santri harus mengambil langkah-langkah perbaikan, bukan kekuasaan.

"Karena apa, dikarenakan kekuasaan itu langkah Allah. Jadi mengenai kekuasaan itu adalah langkah Tuhan, bukan kita. Maka lakukanlah langkah perubahan semampu kita," tegas Wapres.

Pesan kedua Wapres agar para santri menjadi selalu penjaga tanah air. Sebab cinta tanah air adalah bagian dari iman.

Wapres lalu mengulas upaya perjuangan para santri serta juga ulama sejak era sebelum kemerdekaan hingga Indonesia merdeka.

"Fatwa jihad 22 Oktober 2045 adalah awal lahirnya Hari Pahlawan 10 November. Semangat jihad untuk mengusir penjajah," tegas Wapres Ma'ruf Amin.

Sebab itulah, katanya, santri harus mengawal NKRI. NKRI biaya jual tertutup adalah konsesus nasional lalu kesepakatan ini tidaklah boleh diciderai.

"Siapa yang tersebut mana melawan ini akan berhadapan dengan para santri dalam seluruh Indonesia," jelasnya lagi.

Pesan ketiga Wapres Ma'ruf Amin agar para santri harus dapat menjadi pemakmur bumi juga juga memberikan kesejahteraan bagi warga lalu Indonesia secara luas.

"Santri harus bisa saja sekadar menjadi pemakmur bumi. Semua kegiatan dunia bidang usaha itu kuncinya ilmu pengetahuan juga juga teknologi supaya bisa saja cuma berkembang," sarannya.

"Alhamdulillah sekarang para santri sudah bergerak. Ini jawaban, bahwa santri tak diam, tapi berusaha memakmurkan Indonesia. Ada santri sawit, ada santri singkong. Ini juga bagian dari menjaga tanah air. Hal ini penting, apalagi sekarang mulai krisis pangan," papar mantan ketua MUI Pusat itu.

"Mari kita bangkitkan lagi santri sebagai pembawa perbaikan, penjaga tanah air serta memakmurkan rakyat di dalam tempat bumi," jelasnya.

Wapres juga berterima kasih kepada Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik yang mana dimaksud sudah berjanji untuk memberi dukungan kepada para santri, ulama kemudian Konsain.

Saat menyampaikan sambutan selamat datang, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik berjanji untuk memberi dukungan kepada para santri serta juga ulama.

"Selamat datang Bapak Wakil Presiden, kami sangat berbahagia. Kami akan terus menggelorakan syiar Islam kemudian kesetaraan," kata Akmal Malik.

"Santri akan menjadi kekuatan utama membangun Kaltim di dalam dalam masa depan. Siap memberi dukungan kepada para santri, para ulama lalu Konsain," jelasnya.