Tangan Kanan Xi Jinping Minta Apple Bawa Duit Lagi ke China

Tangan Kanan Xi Jinping Minta Apple Bawa Duit Lagi ke China

republicberita.com –

Jakarta – CEO Apple Tim Cook mendadak muncul di area area China juga bertemu pejabat tinggi pemerintah Xi Jinping. Dalam pertemuan tersebut, Wakil Perdana Menteri China Ding Duexiang meminta bos besar Apple untuk menambah pengerjaan kegiatan ekonomi dalam China.

Cook mengejutkan publik dengan kunjungannya ke Beijing, kurang dari sebulan sejak peluncuran iPhone 15 pada pasar Negeri Tiongkok.

Ia muncul pada tempat China pada saat persaingan berebut pelanggan HP premium sedang memanas dengan kemunculan HP premium buatan Huawei yang dikabarkan menggunakan chip buatan lokal.

Selain itu, pemerintah China, yang mana digunakan merupakan pasar ketiga terbesar Apple, sedang memperketat regulasi mengenai aplikasi dengan alasan keamanan.

Lembaga riset penjualan, Counterpoint Research, menyatakan pelanggan iPhone 15 dalam China selama 17 hari setelah peluncuran merosot 4,5 persen dibandingkan dengan jualan iPhone 14.

Pilihan Redaksi
  • iPhone 15 Tak Laku Dibantai Huawei, Bos Apple Suwun ke China
  • Harga Asli iPhone 15 Pro Max Hanya Rp 8,8 Juta
  • Apple Pernah Mau Tendang Google dari iPhone

Salah satu kabar dari China yang tersebut yang memproduksi Apple waswas kesulitan perdagangan iPhone 15 adalah pembatasan penyelenggaraan iPhone untuk PNS Negeri Tiongkok. Beberapa PNS pemerintah pusat disebut mendapatkan instruksi agar tiada menggunakan perangkat buatan Apple dalam dalam kantor pemerintahan.

“China bersedia untuk memberikan kesempatan lebih besar besar bagi perusahaan modal asing, termasuk Apple, untuk melakukan pengembangan di dalam area dalam negeri,” kata Ding kepada Cook, seperti dikutip oleh radio umum China.

Cook mengatakan Apple percaya terhadap prospek pasar China kemudian siap untuk memperkuat kerja mirip dengan China.

Bidang kegiatan industri yang digunakan digunakan menjadi sasaran Apple di area tempat China antara lain adalah industri manufaktur hasil high-end serta kegiatan kegiatan ekonomi digital.

Artikel Selanjutnya China Blokir Chip AS, Biden Siap Lempar ‘Bom’ ke Xi Jinping