Hukum  

Studi Buktikan Nenek Moyang Jeruk Asli China

Studi Buktikan Nenek Moyang Jeruk Asli China

republicberita.com – , salah satu buah paling populer dalam dunia, terlacak punya nenek moyang di  bagian selatan berdasarkan penelusuran genetik.

Hal ini berdasarkan penelitian tim yang hal tersebut terdiri dari ahli hortikultura, ahli silsilah, kemudian spesialis plasma nutfah dari National Key Laboratory for Germplasm Innovation & Utilization of Horticultural Crops, Huazhong Agricultural University, serta dua rekan dari AS lalu Australia.

Studi yang tersebut mana dipublikasikan di area dalam jurnal Nature Genetics ini dijalankan dengan mempelajari 314 tanaman jeruk kemudian tanaman yang dimaksud mana berhubungan dengan jeruk, yang dipadukan dengan penelitian lapangan.

Jeruk cenderung tumbuh di area dalam daerah beriklim hangat atau tropis. Banyak pada antaranya diproduksi melalui budidaya oleh manusia. Banyak yang mana berpendapat buah-buahan ini mungkin berasal dari tempat-tempat seperti Australia, Himalaya, serta beberapa daerah pada China.

Dalam penelitian terbaru ini, para peneliti yang digunakan kebanyakan berasal dari China berusaha menemukan jawaban yang mana digunakan tambahan tinggi konklusif.

Tim kemudian menggunakan data-data dari semua sumber gabungan itu untuk menyebabkan pohon keluarga buah jeruk.

Hasilnya, dikutip dari Phys, para ilmuwan menemukan bahwa spesies C. trifoliata adalah yang mana tertua, berusia sekitar 8 jt tahun saat ini. Spesies yang mana tumbuh pada bagian selatan China.

Hal ini menunjukkan, kata studi tersebut, China bagian selatan adalah tempat kelahiran buah jeruk.

Jika demikian, bagaimana mampu jeruk menyebar ke berbagai negara?

Dikutip dari Mashable, tim peneliti berhipotesis spesies buah jeruk di tempat area China kemungkinan menyebar ke tempat yang digunakan sekarang dikenal sebagai India. Ini terjadi saat lempeng tektonik Asia lalu India bertabrakan sekitar 25 jt tahun lalu.

Spesies jeruk ini pun menyebar lebih besar banyak berjauhan ke wilayah sekitar Laut Mediterania.

Sebagai bagian dari penelitian, tim mengidentifikasi gen yang mana digunakan bertanggung jawab untuk mengatur kadar asam sitrat dalam buah-buahan, yang tersebut digunakan dikenal sebagai PH4.

Mereka mengamati ketika gen ini diaktifkan, gen ini memicu mekanisme pompa proton yang tersebut yang disebut meningkatkan produksi asam sitrat, yang tersebut hal itu pada akhirnya mempengaruhi rasa asam pada buah.

Tinggalkan Balasan