Spesifikasi Peluncur Roket Hamas Bikin Tank Israel Ringsek

Spesifikasi Peluncur Roket Hamas Bikin Tank Israel Ringsek

republicberita.com –

Jakarta – Perang Hamas serta Israel pecah beberapa hari lalu. Dilaporkan berbagai senjata digunakan dalam pertempuran itu.

Salah satunya Hamas diduga menggunakan peluncur roket anti-tank M136 saat menyerang Israel. Senjata itu ternyata buatan Amerika Serikat (AS) kemudian sudah tersedia sejak 1987 lalu.

Senjata itu mempunyai berat 6,7 kg. Sementara kaliber senjata berukuran 84mm serta proyektilnya 84 x 462 mm.

Mengutip Military Today, Rabu (11/10/2023), M136 didesain berdasarkan senjata AT4. Namun desain serta juga spesifikasi mendapatkan beberapa modifikasi.

Sebelumnya Angkatan Darat AS ingin perbaikan ergonomis pada AT4, misalnya adanya peredam kejut karet pada moncong, susunan sling baru hingga pembidik baru.

Tampilan M136 memang hampir mirip seperti AT4, mulai dari indikator, pita emas pada dalam sekeliling larasnya. Namun senjata baru itu akhirnya memiliki peredam kejut karet yang tersebut mana keras, tak seperti pendahulunya.

Selain itu, perbedaan keduanya adalah optik yang mana digunakan. AT4 menggunakan alat bidik dari SAAB-Bofors, sementara M136 berasal dari beberapa orang perusahaan AS yang dimaksud itu berbeda.

Misalnya teleskopik standard pada rel MIL-STD-1913 M136 adalah dari termal pasif Raytheon AN/PAS-13E, serta laser lalu penglihatan untuk malam hari L3/Insight AN/PEQ-15. Selain itu penglihatan malam PVS-4, penglihatan inframerah PAQ-4A, juga penglihatan laser PEQ-2 juga kompatibel.

M136 pertama kali digunakan dua tahun setelah diproduksi, yakni pada invasi AS ke Panama tahun 1989. Berikutnya digunakan pula pada Perang Teluk Persia tahun 1991.

Senjata itu banyak digunakan dalam banyak pertempuran lain sepanjang 1990-an hingga 2000-an. Penggunaannya menegaskan M136 dapat digunakan melawan semua kendaraan lapis baja.

Military Today juga mencatat Alliant TechSystems telah lama dikerjakan memproduksi 300 ribu unit M136 pada 2016. Ini dijalani untuk militer AS maupun ekspor. Sementara harganya sendiri mencapai US$1.480.

Tinggalkan Balasan