Hukum  

Polresta Mataram uraikan hasil autopsi jenazah anak korban pembunuhan

Polresta Mataram uraikan hasil autopsi jenazah anak korban pembunuhan

republicberita.com – Mataram – Kepolisian Resor Kota Mataram di tempat tempat Nusa Tenggara Barat menguraikan hasil autopsi jenazah anak perempuan inisial NRF korban pembunuhan ayah kandungnya.

"Berdasarkan hasil autopsi, memang ada luka memar disebabkan kena benda tumpul, itu yang dimaksud hal tersebut mengakibatkan oksigen ke paru-paru kemudian kepala tersumbat, itu hasil sementara," kata Kepala Satreskrim Polresta Mataram, Komisaris Polisi I Made Yogi Purusa Utama, pada Mataram, Senin.

Hasil autopsi demikian, dikatakan dia, masih ada kesesuaian dengan modus tersangka membunuh korban.

Terkait adanya luka lebam pada posisi lain termasuk dugaan asusila, polisi masih menunggu hasil resmi dari pihak Rumah Sakit Bhayangkara Mataram yang melakukan autopsi.

"Kalau hasil lain, kami masih tunggu resmi. Jadi, untuk sementara cuma sekali itu yang dimaksud dapat cuma kami sampaikan, penyebab kematian korban dikarenakan adanya kekerasan benda tumpul," ujarnya.

Korban yang digunakan meninggal pada usia 9 tahun hal itu berasal dari Karang Kemong, Kecamatan Cakranegara, Mataram. Ayah kandungnya berinisial S (42), membunuh korban pada Sabtu (21/10) sore, sekitar pukul 16.00 Wita.

Dari informasi masyarakat, polisi membantu pihak keluarga korban mengevakuasi jenazah korban yang dimaksud yang disebut sempat diberikan pertolongan medis dalam dalam sebuah klinik wilayah Cakranegara.

Sekitar tiga jam berselang mendapatkan informasi tersebut, pihak kepolisian menangkap ayah kandung korban yang mana dimaksud sedang bersembunyi di area tempat rumah rekannya dalam wilayah Dasan Agung, Mataram.