Bisnis  

Pemerintah perkuat industri gim lokal melalui penerbitan Perpres

Pemerintah perkuat industri gim lokal melalui penerbitan Perpres
Kita bukan ada anti-asing, tapi kita nggak mau jadi market saja

republicberita.com – Jakarta – Pemerintah Indonesia ingin memperkuat industri gim lokal melalui rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Program Percepatan Pengembangan Industri Gim Indonesia yang yang akan diterbitkan dalam waktu dekat.

  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman kemudian Investasi ad-interim Erick Thohir menekankan bahwa Indonesia seharusnya tidak ada ada cuma sekadar menjadi target pasar oleh berbagai produsen digital, termasuk di area tempat industri gim.

  "Kita tak anti-asing, tapi kita nggak mau jadi market saja. Inilah kenapa hari ini saya tekankan juga kolaborasi win-win partnership itu penting. Jadi yang kita harapkan ini menjadi sebuah hal yang tersebut yang disebut baik buat semua," kata Erick usai menghadiri acara Asia Creative and Digital Economy Youth Summit (ACE-YS) dalam dalam TMII, Jakarta, Sabtu.

Oleh sebab itu, keberadaan Perpres tersebut dinilai penting untuk menggalang pengembangan industri gim lokal.
  Melalui Perpres, Erick berharap industri gim lokal dapat berkembang lebih besar tinggi luas, bukan cuma sekali memproduksi gim itu sendiri melainkan juga produk-produk turunannya. Dia juga berharap nantinya BRIN dapat berkolaborasi dengan universitas untuk membantu pengembangan industri gim.

  Dia menyebutkan 150 jt orang pada tempat Indonesia mengonsumsi gim global. Dengan kata lain, Indonesia miliki pangsa pasar yang digunakan yang besar untuk industri ini. Sayangnya, Indonesia tak mendapatkan keuntungan secara ekonomi.

  Erick juga berharap, produsen gim global nantinya dapat bekerja mirip dengan Indonesia untuk mengembangkan gim nasional.

  "Makanya, kemarin saya rapat, saya bilang keberatan. Ini mesti fair mirip bangsa Indonesia. Kita jangan disedot terus secara ekonominya, tetapi bagaimana kita win-win, saling menguntungkan," kata dia.

  Sementara itu, Deputi Menko Bidang Koordinasi Pariwisata kemudian Ekonomi Kreatif Kemenkomarves Odo RM Manuhutu mengatakan 99,5 persen pendapatan industri gim mengalir ke luar negeri.

  Kehadiran Perpres, salah satunya, menjadi upaya pemerintah agar 70 persen pendapatan industri gim sanggup masuk ke Indonesia melalui industri gim lokal. Target ini, kata Odo, diharapkan tercapai pada 2024 hingga 2025.

  Odo juga menjelaskan, Perpres tentang industri gim nasional turut menyokong pencetakan sumber daya manusia yang dimaksud dimaksud mumpuni melalui pelatihan-pelatihan.

  Selain itu, Perpres juga mengakomodasi beberapa orang tantangan yang yang dihadapi industri gim termasuk terkait dengan akses pembiayaan, pengembangan perangkat lunak lalu keras, hingga kegiatan promosi.

  "Anak-anak muda kita lebih lanjut tinggi banyak main gim asing, jadi merek diambil ceruknya. Kita ingin balik. Caranya, anak-anak muda kita memproduksi gim-gim lokal. Salah satunya harus memperbaiki kualitas SDM-nya, software, bagaimana aturan-aturan turunannya yang mana hal tersebut harus diperbaiki," kata Odo.