NASA Mau Bikin Rumah Buat Manusia di area Bulan Mulai 2040

NASA Mau Bikin Rumah Buat Manusia di dalam area Bulan Mulai 2040

republicberita.com – Badan Penerbangan serta Antariksa Amerika Serikat () mengungkap proyek ambisius merekan dengan bertekad membangun rumah pada  pada Tahun 2040. Seperti apa rencananya?

Angan manusia tinggal di tempat dalam Bulan sepertinya sebentar lagi terwujud. Pasalnya, Badan Penerbangan serta Antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana membangun pemukiman dalam Bulan pada tahun 2040.

Poryek NASA memproduksi rumah dalam tempat Bulan ini terungkap setelah badan antariksa itu memberikan kontrak senilai hampir US$60 jt kepada perusahaan teknologi konstruksi bernama ICON. Perusahaan itu akan membantu NASA membangun rumah yang tersebut dimaksud layak huni dalam satu-satunya satelit alami Bumi, bukan belaka untuk astronaut, tapi juga warga sipil.

Mengutip Mashable, rencana untuk struktur itu masih dalam tahap awal, tetapi laporan sudah pernah mengungkapkan bahwa struktur hal itu akan dibangun dengan cara 3D-printing, menggunakan printer raksasa yang mana digunakan diluncurkan ke Bulan. Proyek ini disebut akan menggunakan beton Bulan yang dimaksud terbuat dari bebatuan, mineral, juga debu Bulan untuk memproduksi lapisan-lapisan yang dimaksud pada akhirnya akan membentuk rumah.

Selain itu, NASA sudah berkonsultasi dengan universitas kemudian perusahaan swasta lainnya untuk menyediakan perlengkapan seperti pintu, jendela, ubin, furnitur, serta komponen serupa lainnya untuk rumah.

Cetak biru

ICON telah lama terjadi membangun bangunan menggunakan pencetakan 3D melalui sistem Vulcan, yang tersebut yang disebut menggunakan filamen yang digunakan yang terbuat dari semen, pasir, serta juga air untuk menciptakan komponen struktural secara terpisah. Komponen-komponen ini, seperti dinding dan juga juga atap, kemudian disatukan di dalam dalam kemudian hari.

Sejauh ini, sistem hal itu mampu menghasilkan struktur semata-mata sekali dalam waktu 48 jam, seperti dicontohkan melalui lebih besar tinggi dari 100 rumah yang digunakan digunakan sudah pernah dijalankan dibangun di tempat area Austin, Texas dengan menggunakan metode ini.

Namun, untuk rumah dalam Bulan, semuanya tidaklah akan sesederhana membangun struktur di dalam dalam Bumi. ICON menyatakan pentingnya memberikan perlindungan terhadap hal-hal seperti radiasi kemudian mikrometeorit.

Dan kemudian ada juga seluruh proses NASA yang mana harus merancang cara yang digunakan digunakan sangat mudah untuk membawa printer 3D ke Bulan.

Sebagai contoh, badan antariksa ini harus menyiapkan landasan pendaratan untuk roket yang mana dimaksud membawa peralatan, kemudian harus diposisikan terpencil dari habitat dikarenakan banyaknya debu kemudian puing-puing bertebaran selama pendaratan lalu lepas landas.

Printer itu sendiri juga harus mampu bertahan dalam kondisi vakum di dalam dalam bulan juga tingkat radiasi ruang angkasa.

“Untuk mengubah paradigma eksplorasi ruang angkasa dari ‘di sana kemudian kembali lagi’ menjadi ‘di sana untuk tinggal’, kita akan membutuhkan sistem yang mana dimaksud kuat, tangguh, serta berkemampuan luas yang dimaksud yang dapat menggunakan sumber daya lokal di area tempat bulan serta juga benda-benda planet lainnya,” kata Jason Ballard, salah satu pendiri lalu CEO ICON.

Proyek ini mampu jadi satu langkah dari gambaran yang dimaksud tambahan besar untuk menampung manusia di area area Mars di tempat tempat masa depan, dengan tujuan akhirnya adalah untuk mendirikan basis operasi bagi para astronot lalu penjelajah ruang angkasa lainnya yang tersebut mana mungkin ingin tinggal dalam jangka waktu yang mana digunakan lama di dalam area planet ini.

Raymond Clinton, delegasi direktur kantor sains juga teknologi pada area Marshall Space Flight Center NASA, mengatakan bahwa ia tak melihat warga sipil Amerika (dan dengan asumsi, seluruh umat manusia) hidup di area dalam bulan, tapi ia sangat berharap hal ini dapat terwujud untuk generasi berikutnya.

Tinggalkan Balasan