Judi Online Merajalela, Kominfo Blokir 425.506 Konten serta 2.760 Rekening Bank

Judi Online Merajalela, Kominfo Blokir 425.506 Konten serta 2.760 Rekening Bank

republicberita.com – Menteri Komunikasi juga Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi begitu serius menindaklanjuti maraknya judi online di dalam Indonesia. Pihaknya telah lama memblokir ratusan ribu konten lalu ribuan rekening yang digunakan berkaitan dengan judi online.

“Sejak 18 Juli hingga 18 Oktober 2023, kami sudah mengeksekusi pemutusan akses 425.506 konten perjudian,” imbuhnya.

Lebih rinci, 425.506 konten itu terdiri dari 237.096 konten yang mana berasal dari situs dan juga alamat internet protokol (IP Address), 17.235 konten dari file sharing, serta 171.175 konten lainnya dari media sosial.

Selain itu Kominfo juga memblokir rekening yang digunakan berkaitan dengan transaksi judi slot. Bekerja serupa dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mereka memblokir 2.760 rekening sejak 17 Juli 2023 hingga 16 Oktober 2023.

Baca Juga:Menteri Kominfo: Estimasi Nilai Transaksi Judi Online dalam Indonesia Capai Rp 350 Triliun!

“Kami juga telah terjadi memohonkan agar Bank Indonesia (BI) meningkatkan upaya pencegahan aktivitas perjudian online,” imbuhnya.

Kemudian Budi Arie juga telah terjadi memohon para internet service provider (ISP) serta operator seluler untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan judi online.

Menteri Kominfo saat memaparkan data penanganan judi online pada Kantor Kominfo, Jakarta, Jumat (20/10/2023).
Menteri Kominfo saat memaparkan data penanganan judi online pada Kantor Kominfo, Jakarta, Jumat (20/10/2023).

Caranya, ia menjamin ketepatan sinkronisasi sistemnya pada database situs yang digunakan mengandung konten perjudian. Kominfo juga meminta-minta dua pihak itu agar segera menindaklanjuti permintaan pemutusan akses apabila diperlukan.

Sebelumnya Budi Arie mengungkapkan kalau nilai transaksi judi online dalam Indonesia pada saat ini sudah mencapai Rp 350 triliun.

“Intensifnya kegiatan perjudian online menjadi keresahan kita semua. Menurut estimasi, nilai transaksinya bahkan bisa jadi mencapai Rp 160 triliun sampai Rp 350 triliun,” ungkap Budi Arie saat konferensi pers di tempat Kantor Kominfo, Jumat (20/10/2023).

Baca Juga:Projo Bakal Deklarasi Cawapres Prabowo Pekan Depan, Budi Arie: Pokoknya Anak Muda, Kalau Inisial Langsung Ketebak

“Kondisi yang disebut menggerakkan kami meningkatkan upaya pemberantasan perjudian online, sekaligus merupakan salah satu prioritas saya sebagai Menteri Kominfo,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan