Durian Bikin Kolesterol Kamu Tinggi? Ini Penjelasannya…

Durian Bikin Kolesterol Kamu Tinggi? Ini Penjelasannya…

republicberita.com –

Jakarta – Durian adalah salah satu buah favorit warga Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Buah berduri ini digandrungi banyak orang sebab dinilai miliki tekstur yang mana dimaksud creamy serta beraroma nikmat.

Namun, bukan jarang sebagian besar pecinta durian khawatir terkait anggapan yang digunakan dimaksud mengatakan bahwa The King of Fruit ini dapat memicu kolesterol. Lantas, bagaimana faktanya? Benarkah durian dapat memicu naiknya kadar kolesterol?

Melansir dari Raffles Medical Group, dokter spesialis endokrinologi kemudian konsultan, dr. Abel Soh, mengatakan bahwa durian bukan mengandung kolesterol. Justru, durian mengandung lemak tak jenuh tunggal yang mana mana dapat menurunkan kadar kolesterol LDL.

“Durian tidak ada ada mengandung kolesterol. Lemak yang digunakan mana ditemukan dalam durian adalah lemak tak jenuh tunggal serta ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL juga juga trigliserida seseorang,” jelas dr. Soh, dikutip Senin (23/10/2023).

Serupa dengan dr. Soh, kepala ahli diet, Bibi Chia, juga menyatakan bahwa anggapan yang dimaksud mana mengatakan durian dapat meningkatkan kadar kolesterol adalah mitos.

“Mitos bahwa durian [dapat] meningkatkan kadar kolesterol sebab [durian] bukan mengandung kolesterol kemudian membatasi lemak jenuh,” sebut Chia.

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), kadar kolesterol durian dianggap nol akibat angkanya bukan signifikan. Berikut kandungan gizi durian dalam 100 gram atau sekitar 3 butir, dilansir dari HealthxChange.

Kalori: 160 kkal
Protein: 2,5 gram
Lemak total: 2,8 gram
Lemak jenuh: 0,85 gram
Serat: 3,1 gram
Karbohidrat: 31,1 gram
Kolesterol: 0 mg
Natrium: 8 mg

Selain sumber karbohidrat, lemak, serat, lalu protein yang dimaksud dimaksud baik, durian adalah buah yang tersebut digunakan sarat zat gizi lalu miliki kandungan vitamin yang dimaksud melimpah, yaitu vitamin C, potasium, asam amino triptofan, asam folat, asam pantonetat, thiamin, riboflavin, vitamin B3, lalu vitamin B6.

Tidak hanya saja hanya itu, durian juga mengandung senyawa antioksidan, seperti asam kafeat, antosianin, kemudian quercetin; kemudian mineral penting yang digunakan dibutuhkan tubuh, seperti zat besi, kalsium, magnesium, sodium, seng, kemudian fosfor.

Namun, para ahli menyarankan setiap individu untuk membatasi jumlah total keseluruhan durian yang dimaksud digunakan dikonsumsi. Terlebih, bagi para penderita diabetes. Sebab, kandungan gula dalam durian dapat belaka menyebabkan gula darah melonjak.

Artikel Selanjutnya Sudah Gaya Hidup Sehat, Kok Kolesterol Masih Tinggi Ya?