Cerita Apriyani pinjam peralatan Fadia akibat koper terlambat datang

Cerita Apriyani pinjam peralatan Fadia akibat koper terlambat datang

republicberita.com – Jakarta – Pada pertandingan babak 32 besar French Open 2023, Selasa, terdapat kisah unik yang mana dialami pebulu tangkis ganda putri Apriyani Rahayu yang digunakan terpaksa meminjam peralatan Siti Fadia Silva Ramadhanti akibat kopernya terlambat datang.

Apri menceritakan, kopernya yang mana berisi peralatan tanding telat tiba di area area Rennes, Prancis, hingga akhirnya dia memakai seragam, raket, hingga sepatu milik rekannya itu pada pertandingan hari ini.

"Dari mulai penerbangan pada tempat Jakarta memang sudah diinfokan bahwa dua koper saya akan langsung keluar pada Rennes. Setibanya pada Rennes hari Minggu (22/10), saya semata-mata mendapatkan satu koper yang mana dimaksud datang. Itu pun koper yang digunakan digunakan bukan berisi peralatan tanding saya," tutur Apriyani melalui informasi resmi PP PBSI dalam Jakarta.

Apri dengan segera melaporkan insiden itu ke maskapai penerbangan yang mana dia gunakan, juga kemudian mendapat pemberitahuan bahwa kopernya dipastikan aman kemudian akan menyusul tiba pada tempat Rennes.

Bahkan Apri kemudian mengetahui bahwa kejadian yang mana disebut tak semata-mata menimpa dirinya, namun juga beberapa jumlah agregat pebulu tangkis peserta French Open 2023 lainnya.

"Setelah laporan ke maskapai, dikonfirmasi koper saya terlambat datang. Ternyata bukan belaka belaka saya tapi juga beberapa pemain dari Taiwan lalu Thailand juga mengalami hal yang dimaksud mana sama," kata Apri.

Kabar terakhir yang dimaksud mana dia terima, koper miliknya telah dilakukan lama tiba pada area Rennes dan juga juga akan segera diantar ke hotel tempat Timnas Bulu Tangkis Indonesia menginap.

Namun akibat kejadian itu, Apri terpaksa meminjam sebagian besar peralatan berlaga dari Fadia. Beruntun ukuran pakaian juga sepatu mereka itu itu sejenis sehingga Apri bukan ada perlu adaptasi dengan peralatan barunya.

Selain itu, situasi yang tersebut disebut juga dimaklumi oleh wasit pertandingan kemudian mempersilahkan Apri untuk tetap berjuang meskipun mengenakan seragam dengan nama Fadia.

Meski mengalami kejadian tak mengenakan, namun semangat Apri tak melemah kemudian bahkan mampu lolos dari babak 32 besar turnamen berkategori BWF Super 750 tersebut.

Pasangan Apri/Fadia melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan rekan senegara, yaitu Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi dengan kemenangan dua gim langsung 21-16, 21-18.