Caroline Polachek jual “merch” dulang amal bagi pengungsi Palestina

Caroline Polachek jual “merch” dulang amal bagi pengungsi Palestina

republicberita.com – Jakarta – Penyanyi dengan syarat Amerika Caroline Polachek baru belaka merilis lini pernak pernik atau merchandise kaus edisi terbatas yang dimaksud dimaksud dijual selama sepekan ini untuk mendulang dana amal lewat Badan PBB bagi pengungsi Palestina.

Mengutip NME, Minggu, merchandise dengan konteks amal itu terinspirasi dari single baru bertajuk "Dang" yang dimaksud mana dirilis pada awal pekan ini. Desain merch pada kaus Polachek mengacu pada salindia yang tersebut digunakan dia gunakan kala tampil membawakan "Dang" secara live di dalam dalam program The Late Show With Stephen Colbert dengan gaya surealis ala Ted Talk.

Beberapa kutipan salindia dalam penampilan Polachek di area area program hal itu bertuliskan "Disappointing people is/are my central trauma” kemudian “How many wolves are inside you?”. Sementara tampilan salindia lainnya menghadirkan patung kepala hewan yang digunakan dimaksud tampak aneh dengan tulisan kecil "2077" di dalam dalam atasnya.
 

Penyanyi Caroline Polachek membawakan single "“Dang" pada program The Late Show. (ANTARA/YouTube/The Late Show With Stephen Colbert)

Polachek bukan satu-satunya nama besar dunia hiburan yang mana merespons konflik Israel-Hamas saat ini. Pada awal pekan lalu, sebanyak lebih banyak lanjut dari 2000 tokoh dunia hiburan termasuk Tilda Swinton, Steve Coogan, lalu juga Robert Del Naja dari Massive Attack menandatangani surat terbuka yang menyerukan gencatan senjata pada Gaza.

Surat yang digunakan disebut mengecam berbagai pemerintahan akibat tidaklah hanya sekali hanya menoleransi kejahatan perang, namun juga membantu kemudian bersekongkol dalam tengah konflik yang tersebut itu terjadi saat ini antara Israel lalu juga kelompok Palestina Hamas. Surat itu juga mengutuk setiap tindakan kekerasan terhadap warga sipil lalu juga setiap pelanggaran hukum internasional,siapa pun yang mana dimaksud melakukannya.

Sedangkan bintang pop Madonna sempat memberikan pidato panjang lebar tentang konflik yang disebut dalam sebuah gig baru-baru ini di dalam dalam The O2. Pada penampilannya itu, dia mengingatkan penonton tentang pentingnya rasa kemanusiaan kemudian menjadi penerang konflik dunia.