Buat Hamas-Israel Makin Panas, Eropa Kasih Elon Musk 1×24 Jam

Buat Hamas-Israel Makin Panas, Eropa Kasih Elon Musk 1×24 Jam

republicberita.com –

Jakara, CNBC Indonesia – Regulator Eropa memberikan peringatan keras ke Elon Musk permasalahan penyebaran konten ilegal juga disinformasi mengenai Hamas-Israel pada dalam X, sistem media sosial yang mana dulu bernama Twitter. Musk terancam denda 6 persen dari pendapatan tahunan X.

Komisioner Eropa untuk pasar internal, Thierry Breton, mengirim langsung peringatan itu dalam surat ke Elon Musk. Ia menyatakan ada indikasi bahwa beberapa kelompok menyebarkan berita bohong serta konten kekerasan kemudian terorisme di tempat area X. Musk diminta memberikan respons dalam 24 jam.

Peneliti, media, kemudian juga kelompok lain sebelumnya sudah bersuara hambatan penyebaran konten kesulitan Hamas-Israel di area dalam X. Menurut mereka, banyak konten yang mana yang disebut sesat, bohong, kemudian tidaklah jelas jika usulnya yang dimaksud yang disebut menciptakan kebingungan mengenai konflik Hamas-Israel.

Breton mencantumkan suratnya dalam X dengan menyebut langsung akun Musk. Ia mencatumkan hashtag Digital Services Act, yaitu hukum baru dalam tempat Eropa yang tersebut mewajibkan wadah dengan pengguna terlibat bulanan melebihi 45 jt untuk memantau lalu menghapus konten ilegal.

Ia mengingatkan bahwa dalam aturan yang dimaksud “ada kewajiban yang sangat detail mengenai moderasi konten” juga X harus “sangat transparan lalu jelas tentang konten apa yang mana diizinkan serta menegakkan kebijakan itu secara konsisten lalu teliti.”

Breton yakin penegak hukum dalam dalam Eropa sudah pernah terjadi menghubungi X. Oleh sebab itu, ia mengingatkan agar Musk juga tim untuk segera merespons permintaan mereka.

“Saya ingatkan, setelah penyelidikan lalu temuan ketidakpatuhan, penalti akan diberikan,” kata Breton.


Tinggalkan Balasan