Blokir Joe Biden Makin Ketat, China Tak Bisa Main Belakang

Blokir Joe Biden Makin Ketat, China Tak Bisa Main Belakang

republicberita.com –

Jakarta – Pemerintahan Joe Biden memperketat blokir teknologi ke China. Laporan terbaru, otoritas AS berencana menghentikan semua jalan atau celah bagi China dalam mengakses chip AI melalui unit-unit perusahaan yang dimaksud dimaksud berlokasi pada area luar negeri.

Informasi ini berasal dari empat sumber dalam yang familiar dengan rencana AS, dikutip dari Reuters, Jumat (13/10/2023).

Sejak tahun lalu, hubungan AS juga China memanas dalam sektor teknologi. AS mengeluarkan kebijakan untuk membatasi ekspor chip AI beserta alat manufakturnya ke China.

Hal ini menyusul kegelisahan AS bahwa China mampu mengembangkan teknologi canggih untuk kepentingan militer.

Menurut sumber dalam, aturan blokir Joe Biden yang mana diperketat akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Gedung Putih belum membuka pernyataan kesulitan kabar ini.

Sebelumnya, pemerintahan Joe Biden secara khusus memblokir pengiriman chip kemudian teknologi manufaktur chip dari AS serta negara sekutu ke China.

Namun, perusahaan-perusahaan cabang China dalam luar negeri masih sanggup semata mendapat akses ke teknologi canggih tersebut. Diduga, celah itu dimanfaatkan China untuk menyelundupkan chip ke negaranya.

Upaya baru Joe Biden untuk memperketat pemblokiran ke China menunjukkan ambisi negara adikuasa itu untuk menghambat pengembangan teknologi AI di area dalam Negeri Tirai Bambu.

“Sudah jelas bahwa perusahaan-perusahaan China membeli chip untuk pemakaian di area dalam data center luar negeri,” kata Greg Allen, direktur pada dalam Center for Strategic and International Studies. Ia mengatakan Singapura menjadi salah satu hub terbesar untuk komputasi cloud.


Tinggalkan Balasan