Apa Itu Dispepsia juga Bagaimana Gejalanya

Apa Itu Dispepsia juga Bagaimana Gejalanya

republicberita.com – Jakarta Dyspepsia atau sering ditulis dispepsia, adalah permasalahan gangguan pencernaan yang mana sering dialami oleh banyak orang. Gejala-gejalanya sanggup mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dispepsia adalah istilah medis yang digunakan digunakan untuk gejala yang mana berkaitan dengan gangguan pencernaan di dalam area perut atas. 

Gejala serta Penyebab 

Meskipun dyspepsia bukanlah penyakit yang tersebut serius, namun mampu sangat mengganggu kualitas hidup seseorang.

Seperti dikutip dari laman Verywellhealth.com, gejala-gejala yang dimaksud umum terkait dengan dyspepsia meliputi rasa tidak ada nyaman atau nyeri dalam daerah perut atas, perut yang mana terasa penuh atau kembung, sensasi ingin muntah atau muntah sesekali. Terkadang, sesak napas atau ketidaknyamanan pada dada juga sanggup terjadi dalam gejala dyspepsia. Penderita dyspepsia sering bersendawa lalu sensasi rasa pahit atau asam mulut. 

Ada beberapa penyebab yang mana dapat menyebabkan dyspepsia. Beberapa dalam antaranya meliputi megonsumsi makanan berlemak, pedas, beralkohol, atau berkarbonasi dalam total berlebihan. Stres serta kecemasan juga dapat mempengaruhi fungsi sistem pencernaan. Infeksi bakteri seperti Helicobacter pylori sanggup menjadi penyebabnya.

Selain itu, GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) kondisi di area mana asam lambung naik ke kerongkongan kemudian menyebabkan gejala dyspepsia. Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti NSAID (Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs) juga aspirin, dapat menyebabkan dyspepsia.

Penanganan 

Penanganan dispepsia tergantung pada penyebabnya. Menurut Mayo Clinic, ada beberapa langkah yang mana dapat membantu mengatasi gejala dyspepsia yaitu menghindari makanan yang memicu gejala, seperti makanan berlemak atau pedas. Makan dalam porsi kecil dan juga hindari makan terlalu cepat.

Menghindari stres dengan teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga untuk mengurangi stres serta kecemasan. Konsumsi alkohol kemudian merokok juga dapat memperburuk gejala.

Jika gejala dispepsia terus berlanjut atau ada tanda-tanda yang mana tambahan serius, seperti penurunan berat badan yang mana tidak ada diketahui penyebabnya, konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut lanjut.

Pilihan editor: 5 Gejala Dispepsia Fungsional: Cepat Kenyang lalu Hilang Nafsu Makan