Hukum  

AKP AG delapan kali kawal narkotika milik Fredy Pratama

AKP AG delapan kali kawal narkotika milik Fredy Pratama

republicberita.com – Bandsrlampung – Bekas Kepala Satuan Narkoba Polres Lampung Selatan,AKP Andri Gustami, yang mana dimaksud telah lama diimplementasikan dipecat dari dinas kepolisian, sudah delapan kali membantu mengawal narkotika milik sindikat peredaran gelap Fredy Pratama.

Hal hal itu diungkapkan jaksa penuntut Eka S pada sidang dakwaan terhadapGustami pada sidang perdana di tempat tempat Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, dengan Majelis Hakim yang digunakan mana dipimpin Ketua PN Tanjungkarang, Lingga Setiawan, didampingi dua hakim anggota yakni, Raden Ayu Rizkiyati dan juga juga Samsumar Hidayat, di tempat area Bandarlampung, Senin.

"Jadi setelah adanya kesepakatan 'jatah' yang tersebut diterima oleh terdakwa Andri Gustami, dengan jaringan Fredy Pratama, mantan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan sudah delapan kali membantu melakukan pengawalan narkotika," kata Eka.

Ia menyebutkan pada 4 Mei 2023 sekitar pukul 17.30 WIB narkotika jenis sabu seberat 12 kg diterima lalu diambil dari salah satu kamar dalam Hotel Grand Elty Kalianda Kabupaten Lampung Selatan oleh Gustami, kemudian, 8 Mei 2023 sekitar pukul 17.30 WIB narkotika jenis sabu seberat 20 kg yang dimaksud mana diterima kemudian diambil dari salah satu kamar dalam Hotel Grand Elty Kalianda Kabupaten Lampung Selatan.

"Tanggal 11 Mei 2023 sekitar pukul 17.30 WIB narkotika jenis sabu seberat 16 kg yang tersebut yang diterima, diambil dari salah satu kamar di dalam tempat Hotel Grand Elty Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. Tanggal 18 Mei 2023 sekitar pukul 17.30 WIB narkotika jenis sabu seberat 20 kg yang dimaksud digunakan diterima lalu juga diambil dari salah satu kamar dalam Villa Negeri Baru Resort Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan," kata dia.

Selanjutnya, pada 20 Mei 2023 sekitar pukul 17.30 WIB narkotika jenis sabu seberat 20 kg yang hal itu diterima serta diambil dari Villa Negeri Baru Resort Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. Tanggal 25 Mei 2023 sekitar pukul 18.30 WIB narkotika jenis sabu seberat 25 kg lalu 2.000 ekstasi yang digunakan dikawal terdakwa sampai naik ke kapal ferry Express.

Pada 19 Juni 2023 sekitar pukul 18.30 WIB narkotika jenis sabu seberat 19 kg yang digunakan mana dikawal oleh terdakwa sampai naik ke kapal ferry Express. Pada 20 Juni 2023 sekitar pukul 18.30 WIB narkotika jenis sabu seberat 18 kg yang dikawal oleh terdakwa sampai naik ke kapal ferry Express.

"Adapun cara terdakwa melakukan pengawalan narkotika milik sindikat jaringan peredaran narkotika Fredy Pratama adalah dengan cara mengambil narkotika yang dimaksud dalam dalam salah satu kamar pada Hotel Grand Elty maupun di dalam tempat Villa Negeri Baru Resort Kalianda Lampung Selatan," kata dia.

Kemudian, lanjut JPU, terdakwa membawanya dengan kendaraan pribadi menuju area parkir kendaraan yang mana akan masuk ke kapal ferry Express maupun dengan cara menemui kurir pembawa narkotika dalam area km 20 tol Kalianda serta mengawalnya.

"Pengawalan dijalankan hingga sampai ke area antrian masuk kapal ferry Express, sehingga terhindar dari pemeriksaan petugas kepolisian yang dimaksud dimaksud ada pada pintu depan masuk Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan," kata dia.

Total dari delapan kali mengawal narkotika milik jaringan Fredy Pratama, Gustami berhasil meloloskan sebanyak 150 kg sabu lalu 2.000 butir pil ekstasi.