8 Cara Bedakan Suku Cadang Mobil Asli vs Palsu

8 Cara Bedakan Suku Cadang Mobil Asli vs Palsu

republicberita.com – Jakarta – Kualitas suku cadang atau spare part mobil merupakan aspek utama yang tersebut diperhatikan ketika servis juga perbaikan mobil. Itulah mengapa permintaan terhadap spare part cukup tinggi, sebab selalu ada cuma mobil yang digunakan perlu diservis maupun diperbaiki. 

Sama seperti para oknum yang selalu melihat kesempatan dalam kesempitan, keberadaan spare part palsu pada masa kini kian marak. Pemilik bisa jadi menjadi korban yang tersebut tertipu apabila tidaklah waspada juga cermat dalam mengamati ciri-ciri spare part palsu.

Ketika tertipu membeli spare part tidaklah semata-mata merugi secara finansial, namun berisiko membahayakan ketika berkendara dalam jalan. Berikut cara membedakan spare part mobil asli Vs palsu dikutip dari laman resmi Suzuki.

1. Mengecek Nomor Seri lalu Kode Spare Part 

Untuk menentukan apakah spare part yang mana beli original, pastikan untuk cek kode juga nomor seri pada spare part. Apabila berasal dari bengkel resmi, maka pasti tertera nomor seri pada spare part.  

Lalu, nomor seri hal itu pasti tercantum dalam katalog resmi produk. Sehingga, bila mendapati perbedaan lalu kejanggalan antara keduanya, maka sebaiknya berpikir lagi sebelum membeli spare part tersebut. 

Spare part mobil yang mana palsu pun bisa jadi sekadar miliki nomor seri. Umumnya, nomor seri palsu akan terlihat tidak ada pas cetakannya, lalu bukan sesuai, serta mudah pudar. Maka dari itu, Anda perlu lebih banyak jeli agar sanggup mengetahui keaslian suatu spare part.

2. Memeriksa Kondisi Kemasan Spare Part

Keaslian suatu spare part juga dapat Anda ketahui dari kemasannya. Pada kemasan spare part asli, substansi kardus akan terasa tebal dan juga halus. Kualitasnya terlihat dari warna juga tulisan pada kardus yang tersebut jelas, terang, serta tidaklah kusam.

Lalu, pada kemasan spare part asli terdapat stiker hologram dengan logo terlihat jelas serta tajam. Jika Anda coba lepas pun, stiker hal tersebut tiada akan mudah terlepas.

Sedangkan, apabila mendapatkan spare part mobil palsu, maka kualitas kemasan kardus cenderung tidak ada premium lalu warna serta tulisan terlihat buram. Stiker hologram pada kemasan palsu pun mudah lepas, serta tidak ada terlihat jelas maupun berdimensi.

3. Mengecek Kondisi Fisik dan juga Spesifikasi Spare Part

Sebelum membeli, wajib memeriksa spesifikasi serta kondisi fisik spare part. Walau dibuat semirip mungkin, pasti spare part palsu tak akan serapi lalu sebagus versi asli oleh sebab itu proses pengerjaannya yang tersebut tidaklah memenuhi standar seperti orisinal.

Selain kondisi fisik, perlu memeriksa situs web resmi dari merk spare part untuk mengecek kesesuaian spesifikasi yang tersebut tertera dengan yang dimaksud akan Anda beli. Bila palsu, spare part pasti tidak ada sesuai kemudian berbeda kondisinya dengan informasi tersebut.

4. Menanyakan Garansi Spare Part

Garansi pada spare part mobil cukup penting, sebab bila suatu saat terjadi kerusakan maka dapat klaim kepada pihak produsen untuk mendapatkan perbaikan atau penggantian dengan yang mana baru secara cuma-cuma.

Maka dari itu, apabila spare part Anda asli pasti tersedia garansi resmi dari pihak produsen merk kendaraan. Garansi resmi pun umumnya berdurasi cukup panjang, bisa saja mencapai hingga dua belas bulan.

Namun, pada spare part palsu garansi cuma tersedia dari toko yang dimaksud menjualnya. Hal yang tentu berbeda dari segi kredibilitas dan juga kualitas. 

5. Mengecek Harga Spare Part

Untuk faktor harga, bisa saja meyakinkan diri sebab perbandingan harga jual antara spare part asli serta palsu terlihat jelas. Bila spare part original, tentu harganya akan lebih besar tinggi mengingat kualitas spare part tersebut.

Sedangkan, spare part mobil palsu cenderung menawarkan kelebihan biaya tidak mahal lalu terjangkau untuk menarik konsumen. 

Itulah mengapa,  perlu melakukan riset mengenai harga jual spare part yang mana akan dibeli dalam pasaran. Bila ternyata nilai tukar spare part terlampau tidak mahal tanpa diskon atau pun promo, maka jangan cepat tergiur. Besar kemungkinan spare part itu bukan asli. 

6. Melakukan Verifikasi Data dari Pabrik Spare Part

Apabila membeli spare part secara online, penting untuk melakukan verifikasi data sebelum memutuskan untuk check out barang tersebut. 

Periksa data pabrikan pada spare part yang digunakan ingin beli, apakah sesuai dengan data dari Original Equipment Manufacturer (OEM). 

Bila asli, maka spare part dirancang secara khusus menyesuaikan dengan persyaratan mekanis serta modelnya. Beda halnya dengan spare part bukan resmi atau aftermarket, yang digunakan datanya mampu bukan sesuai dengan standar yang ada.

7. Mengecek Stiker Barcode Spare Part

Cara membedakan spare part mobil asli dan juga palsu yang mana satu ini dapat Anda lakukan dengan scan barcode yang digunakan tertera pada kemasan produk. 

Untuk spare part asli, informasi mengenai keaslian item dan juga kesesuaian spesifikasi akan muncul setelah barcode scan.

Namun, apabila kemasan spare part tiada memiliki stiker barcode, sebaiknya urungkan niat Anda untuk membeli spare part tersebut. Sebab, besar kemungkinan spare part adalah imitasi atau tak resmi.

8. Memeriksa Sertifikat Spare Part

Selain melalui stiker hologram serta barcode, satu lagi cara melihat keaslian spare part yaitu dengan mengecek sertifikatnya. 

Pemilik mampu menjamin spare part hal tersebut asli apabila tercantum informasi mengenai kode keamanan juga nomor identitas barang pada sertifikat.

Pilihan Editor: Ciri-Ciri Kampas Rem Mobil Habis, Antisipasi Rem Blong Saat Berkendara

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel dalam atas? Mari bergabung di tempat grup Telegram GoOto