6 Mitos Gunung Slamet, Benarkah Jika Meletus Bisa Membelah Pulau Jawa?

6 Mitos Gunung Slamet, Benarkah Jika Meletus Bisa Membelah Pulau Jawa?

republicberita.com – Sejak awal bulan September tahun ini, Pusat Vulkanologi serta Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan kenaikan aktivitas vulkanik di tempat Gunung Slamet. Warga sekitar tampaknya cukup khawatir, terlebih ada berbagai mitos gunung Slamet jika meletus.

Sampai saat ini berdasarkan press rilis dari Pusat Vulkanologi kemudian Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian Energi kemudian Sumber Daya Mineral pada tanggal 19 Oktober 2023, Gunung Slamet berada di tempat Level II atau Waspada. Sebelumnya, sudah cukup lama gunung setinggi 3.432 meter ini berstatus Level 1 atau normal.

Mitos Gunung Slamet

Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa mitos tentang Gunung Slamet yang digunakan sudah cukup lama beredar.

Baca Juga:Mahasiswa Unsoed Meninggal saat Mendaki Gunung Slamet, Ini Kronologinya

1. Dapat membelah pulau Jawa

Salah satu mitos paling populer dari Gunung Slamet adalah bagaimana gunung ini mampu membelah Pulau Jawa menjadi dua bagian dengan ledakannya.

Namun, warga di tempat sekitar yakin bahwa Gunung Slamet tiada akan meletus besar lantaran sesuai namanya Slamet yang tersebut berarti selamat.

Nama ini sendiri dipercaya merupakan sebuah doa semoga Gunung Slamet memberi keselamatan bagi warga sekitar.

2. Mitos Pos Samarantu

Baca Juga:Viral Ibu Melahirkan pada Pos 3 Pendakian Gunung Slamet, Warganet: The Real Anak Gunung

Pos Samarantu adalah pos peristirahatan yang mana terletak di tempat jalur pendakian Gunung Slamet.

Namun, para pendaki dihimbau untuk tidak ada mendirikan tenda atau beristirahat sejenak dalam pos ini.

Alasannya sebenarnya belum terlalu jelas, tetapi banyak yang digunakan percaya bahwa hal ini berkaitan dengan kejadian mistis yang mana pernah terjadi di area sana.

3. Manfaat Air Terjun Guci

Air Terjun Guci adalah salah satu destinasi wisata yang mana populer dalam sekitar Gunung Slamet.

Banyak pendaki yang memilih untuk melewati air terjun ini dalam perjalanan mereka menuju puncak.

Mitosnya, air terjun ini dipercaya mempunyai manfaat kesehatan dan juga dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

4. Kehadiran manusia kerdil

Mitos ini mengatakan bahwa ada makhluk kerdil yang mana berkeliaran di area Gunung Slamet.

Makhluk ini seringkali digambarkan sebagai penjaga gunung serta cuma dapat dilihat oleh orang-orang tertentu.

5. Mitos Kematian Surono

Konon nama puncak tertinggi di tempat Gunung Slamet, yaitu puncak Surono, diambil dari nama pendaki yang tersebut bernama Surono.

Kabarnya, Surono berhasil mencapai puncak gunung, namun naasnya ia terjatuh ke jurang. Sejak itu, puncak yang disebut dinamakan Puncak Surono sebagai penghormatan kepada pendaki tersebut.

6. Mitos Gerbang Gaib

Disebut-sebut bahwa gunung ini mempunyai sebuah gerbang menuju kerajaan gaib.

Dimana setiap orang yang ‘apes’ akan tersesat pada dimensi lain lalu tak akan pernah sanggup kembali.

Namun tak diketahui secara pasti pada mana gerbang gaib ini berada.

Itulah sederet mitos Gunung Slamet yang dimaksud baru-baru ini mengalami peningkatan aktivitas.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri